Selamat datang, terima kasih atas kunjungannya. Salam perdamaian

Manfaat Lidah Mertua

lidah mertuaLidah mertua atau sansivieria merupakan salah satu tanaman apotek hidup yang cukup terkenal baik nama maupun manfaatnya. Masyarakat Indonesia menggunakan tanaman ini baik hanya sebagai hiasan di ruang tamunya atau benar benar memanfaatkan fungsinya sebagai tanaman demi kesehatan, kecantikan maupun hal lainnya. Alasan lain banyak masyarakat merawat dan memelihara tanaman ini selain karakteristik yang unik dan cantik, juga perawatan yang mudah. Hanya memerlukan sedikit sinar matahari dan air sudah bisa tumbuh tinggi dan sehat.
Secara analogi tanaman ini memiliki daun tegak dank eras. Ujung yang runcing di gunakan sebagai bentuk adaptasi dan protects atau perlindungan diri. Warna yang kontras antara belang hijau tua dan muda serta bergaris tepi kuning. Jika saja warna utama daun ini merah, mungkin seperti api yang sedang menyulut dan menyala nyala.
Kaya manfaat memang menambah poin plus dari tanaman ini. Memang apa saja yang bisa di banggakan dari tanaman cantik ini? Mari kita ulas dahulu kandungandari tanaman ini :

Kandungan lidah mertua (sansiviera)
Tanaman yang berasal dari Afrika ini memang banyak di gunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain sebagai tanaman obat, kecantikan, maupun menggunakan manfaatnya sebagai pelengkap atau penambah nilai pandang bagi yang melihatnya.
Sebenarnya kandungan dari tanaman ini adalah pada setiap helai mengandung pregnane glycoside yang mampu membantu menguraikan senyawa beracun menjadi senyawa organic yang mudah di uraikan.Selain itu juga terdapat senyawa organic yang baik untuk manusia, seperti gula dan asam amino.
Tanaman ini mampu menguraikan racun seperti karbon dioksida (CO2), benzene, formal dehid, kloroform, serta tri kotilen.

1. Penyerap polusi terbanyak
Tanaman ini termasuk menjadi salah satu tanaman yang bisa menampung polusi terbanyak di antara tanaman yang lainnya. Yakni sekitar 107 polutan bisa di serap dalam tubuh dan di keluarkan lagi dalam bentuk oksigen. Sangat bekerja baik jika anda hendak mengaplikasikan tanaman ini sebagai penghias ruang tamu sekaligus penyerap polutan rokok jika ada anggota keluarga anda yang merokok. Polutan / polusi dapat menjadi salah satu penyebab kanker paling mematikan.
2. Membantu menyerap radiasi
Lidah mertua juga sangat aktiv untuk membantu menyerap radiasi. Salah satunya radiasi yang di timbulkan oleh barang barang elektronik. Sangat pas untuk menempatkan tanaman ini di areal meja tamu atau ruang keluarga yang terdapat televise serta sering di pakai berkumpul. Selain menambah nilai point of view juga bisa di gunakan sebagai penyerap radiasi barang elektronik.
3. Kaya akan produksi oksigen (O2)
Sansiviera ini merupakan salah satu model tanaman yang akan menghasilkan oksigen tinggi. Klorofil yang melimpah akan membantunya mempercepat melakukan fotosintesis. Hal ini yang menyebabkan tingkat oksigen yang di hasilkan oleh tanaman tinggi. Sangat baik di letakkan di ruang kumpul yang biasa di pakai merokok. Yakni sebagai penetralisir asap rokok yang mampu meracuni anggota keluarga yang lain.
4. Cocok digunakan sebagai pagar rumah
Salah satu manfaat lain yang dihasilkan oleh tanaman lidah mertua adalah di pakai sebagai pagar rumah. Hal ini di sesuaikan dengan kharakteristik sifat fisik yang keras dan berujung lancip pada daunnya. Sehingga cukup ampuh serta menambah keunikan pemandangan rumah anda.
5. Sebagai bahan kreasi anyaman
Masyarakat banyak pula yang memanfaatkan lidah mertua sebagai modal bahan anyaman. Salah satunya adalah masyarakat Jepang yang menggunakannya untuk membuat kain. Serat yang di hasilkan baik, kuat, serta lembut.
6. Bunga lidah mertua memiliki bau khas
Bau khas bisa di keluarkan oleh lidah mertua. Beberapa Negara maju seperti Chinna dan Perancis juga menerapkan hal tersebut sebagai parfum. Sangat cocok untuk di semprotkan di kamar mandi maupun dapur yang kerap meninggalkan bau bau menyengat
7. Sebagai bentuk aroma teraphi
Sansiviera juga sangat baik di gunakan sebagai salah satu aroma terapi. Ketika sore hari biasanya bunga bunga lidah mertua akan mekar. Saat itu pula bunga ini akan mengeluarkan bau khas yang menenangkan. Beberapa orang memanfaatkannya sebagai bentuk aroma terapi yang di nilai ampuh untuk mengurangi dan meredakan stress.
8. Bentuk antiseptic
sponsored links

Lidah mertua juga memiliki sifat anti racun yang baik. Tanaman ini sangat baik di gunakan sebagai antiseptic untuk membunuh kuman. Ketika anda jatuh dan terluka, maka debu debu yang bertebangan di udara bisa menjadi virus yang berkembang jika masuk ke dalam tubuh manusia. Untuk itu di perlukan antiseptic yang aktiv membunuh kuman.
9. Sebagai hair tonik alami
Anda yang menginginkan rambut halus dan indah alami mungkin bisa menggunakan tanaman ini. Pasalnya sansiviera merupakan salah satu tanaman yang sangat baik dalam memelihara rambut. Selain melembutkan, ia juga bisa di gunakan sebagai penghalus dan penyegar rambut alami.
10. Membantu mengobati wasir
Tanamana lidah mertua ternyata juga bisa di gunakan sebagai obat. Wasir merupakan salah satun penyakit yang menyebabkan penderitanya susah menjalani buang air besar. Untuk membantu melancarkan proses pembuangannya yakni dengan menggunakan lidah mertua. Sebab tanaman ini kaya akan serat yang membantu untuk memperbaiki pencernaan.
11. Membantu menyembuhkan sakit kepala
Sakit kepala memang sangat mengganggu anda saat menjalani aktivitas baik ringan maupun berat. Meskipun tergolong penyakit ringan, namun hal ini menjadi gangguan untuk diri anda. Oleh sebab itu perlu dilakukan penyembuhan dahulu. Salah satunya dengan menggunakan tanaman lidah mertua yang di bakar.
12. Membantu menurunkan resiko diabetes
Sansiviera ternyata juga ampuh untuk mengatasi penyakit degenerative parah sepeti diabetes. Penyakit ini menyebabkan anda tidak bisa memakan makanan manis karena kadar gula dalam darah sudah tinggi. Untuk membantu menetralkan dengan menggunakan ramuan daun lidah buaya yang sudah di rebus. Tunggulah dingin lalu ambil sarinya dan di minum.
13. Aktif membantu mengurangi sick building syndrome
Salah satu manfaat nyata yang di hasilkan oleh lidah mertua ini adalah sebagai obat atau membantu mengatasi gejala sick building syndrome. Yakni suatu keadaan dimana ruangan yang di huni oleh orang orang memiliki kandungan karbon dioksida (CO2), nikotin, dan efek penggunaan AC yang tinggi. Hal ini bisa di atasi dengan meletakkan tanaman lidah buaya di tempat tempat seperti ini. Lalu sanseviera akan menyerap zat zat yang tidak berguna tadi.
Inilah beberapa manfaat lidah buaya. Smeoga bisa membantu ^_^

manfaat Tanaman Rumput Lidah Ular Bagi Kesehatan

Khasiat Tanaman Rumput Lidah Ular Bagi Kesehatan -Tanaman obat yang satu ini memang sangat ampuh untuk pencegahan serta pengobatan penyakit kanker, memang bentuk dan perawakannya sangat sederhana, namun jika dilhat dari manfaat, maka mungkin kita akan heran dan bilang kenapa tidak dari dulu memanfaatkan rumput ini.
14 Khasiat Tanaman Rumput Lidah Ular Bagi KesehatanRumput lidah ular (Nama latin : Hedyotis corymbosa) atau yang juga dikenal dengan rumput mutiara ini adalah sejenis rumput liar yang pertumbuhannya banyak didapat pada pinggir jala dan tempat-tempat terbuka yang cukup paparan sinar matahari. Diberbagai daerah, rumput lidah ular dikenal dengan Katepan, rumput siku, daun mutiara, dan daun ular. Cirinya terletak pada keseluruhan batang yang menempel ketanah (menjalar ditanah), mempunyai banyak cabang disertai daun, batang berbentuk segi empat dengan warna hijau kecokelatan, Sedangkan daun kecil meruncing dan bertulang dengan  warna hijau pucat. Daun juga bersisik pada bagian tepi. Rumput lidah ular mempunyai akar tunggang bercabang berbentuk seperti benang.

Manfaat rumput lidah ular didukung dengan adanya senyawa alami yang terkandung didalamnya. Kandungan tersebut berupa Asam stearat, Asam oleanolat, Asam trans p-kumarat, Asam ursolat, Saponin, Flavonoid, Polifenol, Triterpen, Polisakarida, Glikosida antrakuinon, dan sitosterol. Dari kesemua zat ini, dihasilkan beberapa khasiat yang cukup banyak bgi kesehatan tubuh. Rincian lengkapnya bisa sobat lihat dibawah ini!

11 Khasiat Tanaman Rumput Lidah Ular Bagi Kesehatan :
  1. Obat herbal untuk menurunkan demam (antipretik).
  2. Melurukan saluran kemih (peluruh kencing) hal ini karena sifat diuretik yang juga berpengaruh dalam menjaga kesehatan ginjal.
  3. Mempunyai manfaat sebagai anti kanker dan anti tumor, utamanya untuk kanker hati, kanker darah (leukimia), dan kanker payudara.
  4. Obat herbal untuk penyakit Tonsilis.
  5. Menyembuhkan gejala penyakit yang berhubungan dengan bronkitis.
  6. Mengatasi penyakit yang terkait dengan organ hati (hepatitis).
  7. Memperbarui susunan sel syaraf pusat yang rusak.
  8. Bersifat sebagai anti inflamasi yang berguna untuk mengobati pembengkakan atau peradangan. utamanya radang usus buntu.
  9. Menetralkan racun yang diakibatkan oleh gigitan hewan seperti ular.
  10. Membunuh bakteri dalam tubuh karena adanya sifat anti bakteri dan antimikroba.
  11. Mencegah infeksi yang umum terjadi pada luka.
  12. Mempercepat proses penuaan bisul, terkait juga dengan penyakit kulit lainnya.
  13. Mengobati penyakit gondongan (gondok).
  14. Mengatasi masalah penyakit yang berhubungan dengan cholecystitis.
Resep cara penyajian dan pemakaian :
Sediakan 30gr rumput lidah ular yang sudah kering. Rebus dengan 300cc air hingga mendidih dan minum rutin sehari sekali.

Manfaat daun katuk

Bagi para ibu, daun katuk merupakan tanaman yang sudah sering didengar. Ibu-ibu hamil dan yang sedang menyusui anak bayinya, sering direkomendasikan untuk mengonsumsi daun katuk. Tanaman ini dipercaya bisa melancarkan ASI (Air Susu Ibu) yang menjadi makanan pokok sang bayi. Selain berguna bagi para ibu, daun katuk juga sering digunakan untuk menyayur. Dibuat sayur bening atau dioseng-oseng, daun katuk adalah bahan makanan sehat yang juga enak. Tetapi apakah hanya sebatas itu kegunaan daun katuk sendiri?
Mungkin sedikit ironis bahwa meskipun daun katuk sudah sering didengar, masih banyak orang yang tidak mengetahui apa sebenarnya daun katuk itu. Daun Katuk mempunyai nama ilmiah Sauropus androgynus. Tumbuhan ini banyak tersebar di Asia Tenggara. Biasanya daun katuk tumbuh di dataran rendah dan mudah ditanam untuk dijadikan pagar hidup.
Di Vietnam, katuk dikenal dengan nama rau ngót, sementara orang Tionghoa menyebutnya mani cai. Di Jawa, daun katuk disebut kebing dan katukan, di Melayu katuk adalah memata, di Minangkabau, orang menyebutnya Simani, sementara di Madura, istilah kerakur lebih dikenal.
Daun katuk termasuk dalam tanaman perdu. Jika tumbuh, tingginya bisa mencapai hingga 2 sampai 3 m. Daunnya tumbuh berselang-seling di satu tangkai. Bentuknya daunnya lonjong meruncing, tulang daunnya menyirip, tepian daun rata, dan pangkalnya tumpul. Warna daun sangat hijau ketika muda, namun menjadi cokelat kehijauan ketika sudah tua. Daun katuk mempunyai bunga yang berwarna ungu.

Kandungan Nutrisi Pada Daun Katuk

Di dalam daun katuk terdapat banyak kandungan zat-zat yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Nutrisi yang terdapat di dalam daun katuk antara lain adalah vitamin A, B, dan C, lemak, protein, kalsium, zat besi, dan fosfor. Peneliti menduga bahwa kandungan kimia yang dikandung katuk, yaitu sterol yang mempunyai sifat estrogenik, memberikan efek hormonal yang memicu produksi ASI sehingga menjadi lebih banyak. Selain itu peneliti juga menemukan bahwa daun katuk mengandung efedrin yang sangat efektif untuk mengobati influenza.

Manfaat Daun Katuk

Kita telah mengetahui bahwa daun katuk terutama sangat berguna bagi produksi ASI. Namun, melihat betapa banyaknya kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, tentu sekedar meningkatkan ASI tidak hanya menjadi satu-satunya kegunaan daun katuk. Berikut ini adalah beberapa kegunaan daun katuk yang lain:
  • Melancarkan ASI
  • Membersihkan darah kotor pada organ reproduksi wanita
  • Menyembuhkan demam, borok, dan bisul
  • Mengobati frambusia atau infeksi kulit
  • Menyembuhkan sembelit
  • Mencegah osteoporosis
  • Mengobati influenza
  • Menambah produksi sperma
  • Meningkatkan imunitas tubuh
  • Membantu daya penglihatan
Ternyata daun katuk memang mempunyai kegunaan yang sangat banyak. Semua orang bisa memanfaatkan tanaman ini, tidak hanya para ibu.
Manfaat daun katuk bagi pasangan suami-istri
Seperti yang telah kita ketahui di atas, daun katuk mempunyai senyawa kimia. Senyawa ini, yang disebut fitokimia mempunyai khasiat obat. Terdapat tujuh senyawa kimia di dalamnya yang merangsang pertumbuhan hormon steroid (progesteron, testosteron, estradiol, dan glukokortiroid) dan senyawa eikosanoid. Jika wanita mengonsumsi nya, maka senyawa aktif tersebut akan merangsang hormon kewanitaan. Kulit menjadi halus dan rambut menjadi sehat serta lembut. Bagi pria, senyawa tersebut merangsang hormon keperkasaan sehingga vitalitas semakin tinggi.
Bagi pasangan suami-istri, mempunyai keturunan adalah anugerah yang sangat besar. Namun tidak jarang setelah bertahun-tahun menikah, masih saja mereka tidak dikaruniai keturunan. Mengonsumsi daun katuk sangat disarankan bagi pasutri yang ingin segera mempunyai anak, terutama bagi pria. Dengan memakan daun katuk secara rutin, produksi sperma akan semakin meningkat, demikian juga dengan kualitasnya.
Ternyata bukan cuma daunnya yang bermanfaat, tetapi akarnya juga. Orang-orang jaman dahulu sering memanfaatkan akar daun katuk sebagai obat tradisional untuk mengatasi demam dan anyang-anyangan.

Hal yang harus diperhatikan dalam mengolah daun katuk
Saat memasak daun katuk, tidak ada hal yang terlalu khusus karena cara mengolahnya mirip dengan sayur-sayuran hijau yang lain, walaupun bagi beberapa orang, rasa daun katuk tidaklah senikmat rasa sayur hijau lain yang lebih umum seperti bayam. Tetapi tetap saja ada hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah lamanya memasak. Daun katuk yang dimasak terlalu lama kualitasnya akan menurun karena nutrisinya mengalir keluar. Menggoreng daun katuk juga tidak terlalu disarankan. Namun menambahkan santan saat memasaknya adalah cara yang cukup ampuh untuk meningkatkan manfaat daun katuk karena pro vitamin A di dalamnya akan bereaksi menjadi vitamin A.

Efek samping dari daun katuk

Meskipun daun katuk merupakan tanaman yang sangat bermanfaat, kita tetap harus berhati-hati karena ternyata mengonsumsi daun katuk secara berlebihan mempunyai efek samping yang tidak menyenangkan. Karena di dalam daun katuk terdapat papaverina, yaitu suatu alkaloid yang juga terdapat di dalam candu atau opium, konsumsi berlebihan akan mengakibatkan keracunan. Selain itu kelebihan konsumsi katuk akan berdampak buruk pada paru-paru yang berakibat pada penyakit bronkiolitis permanen.
Selain kedua hal tersebut, penelitian yang dilakukan di Taiwan menyebutkan bahwa konsumsi daun katuk mentah secara terus-menerus sebanyak 150mg setiap harinya, yang merupakan jumlah cukup banyak, selama dua minggu hingga tujuh bulan akan mengakibatkan sesak nafas, hilang nafsu makan, dan sulit tidur.
Karena efek-efek samping tersebutlah, membatasi konsumsi daun katuk sangat dianjurkan. Konsumsi daun katuk secara mentah juga tidak disarankan. Akan lebih baik jika katuk direbus dahulu sebelum dikonsumsi karena pemanasan dapat menghilangkan sifat anti-protozoa. Jika sudah demikian, racun yang ada di dalam daun katuk dapat dikurangi atau bahkan hilang sama sekali.

Manfaat Daun Jintan

 Daun jinten mempunyai nama ilmiah Plectranthus amboinicus (L.) Spreng merupakan tumbuhan perenial dan termasuk kedalam keluarga dari Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari benua Afrika yaitu afrika bagian timur dan Afrika bagian selatan. Penyebaran daun jinten mulai dari Swasziland kemudian ke angola, Mozambik, lalu menuju ke Tanzania dan Kenya. Nama lain dari daun jinten yaitu Coleus amboinicus Lour atau Coleus aromatica Benth. Daun jinten memiliki nama yang berbeda beda di setipa daerah di Negara kita antara lain lain Jawa (ajeran, daun kucing), Sumatra ( bangun bangun, hati hati, sukan dan tramun), Sunda (acerang), Bali (iwak), madura (maja nereng). Zat yang terkandung dalam daun jinten kalium, minyak astiri dan fenol.
 Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang manfaat dari daun jinten bagi kesehatan. Mungkin sebagian dari kita kurang mengerti dan mengenal daun jinten. Nah, sebelum saya menjabarkan tentang manfaat daun jinten terlebih dahulu saya akan menjelaskan tentan daun jinten itu sendiri.
 Daun jinten mempunyai nama ilmiah Plectranthus amboinicus (L.) Spreng merupakan tumbuhan perenial dan termasuk kedalam keluarga dari Lamiaceae. Tanaman ini berasal dari benua Afrika yaitu afrika bagian timur dan Afrika bagian selatan. Penyebaran daun jinten mulai dari Swasziland kemudian ke angola, Mozambik, lalu menuju ke Tanzania dan Kenya. Nama lain dari daun jinten yaitu Coleus amboinicus Lour atau Coleus aromatica Benth.
 Di Negara kita sendiri daun jinten sudah tersebar hampir di seluruh wilyah. Karena itu daun jinten memiliki nama yang berbeda beda disetiap daerahnya antara lain Jawa (ajeran, daun kucing), Sumatra ( bangun bangun, hati hati, sukan dan tramun), Sunda (acerang), Bali (iwak), madura (maja nereng). Daun jinten mengandung zat kimia yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan.

 Zat kimia yang terkandung dalam daun jinten

1. Minyak asitri ( isoprofil-o-kresol)
2. Fenol
3. Kalium

 Setelah kita tahu tentang daun jinten selanjutnya saya akan membahas tentang manfaat dari daun jinten. Daun jinten yang tersebar luas di Negara kita memiliki manfaat yang begitu banyaknya bagi kesehatan. Asal kita tahu cara memanfaatkan daun jinten tersebut. Manfaat daun jinten antara lain sebagai kekebalan tubuh, mengobati demam, obat asma, menobati batuk, obat ayan, mengobati sakit kepala dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya saya akan memaparkan manfaat daun jinten bagi kesehatan

 Manfaat Daun Jinten Bagi Kesehatan

1. Mengembalikan Kekebalan Tubuh
 Ambilah beberapa lembar daun jinten kemudian cuci bersih. Setelah itu daun jinten tersebut dihaluskan dan seduh dengan ¾ gelas air panas. Saring dan biarkan sampai airnya hangat. Minumlah ramuan tersebut secara teratur sehari 1 kali.

2. Obat Demam
 Cuci bersih 9 lembar daun jinten kemudian bilas menggunakan air hangat. Haluskan daun jinten tersebut lalu saring dan peras. Minumlah air perasan tersebut serta ampasnya digunakan untuk menggosok badan secara merata.

3. Mengobati Asma
 Ambilah 9 lembar daun jinten lalu bilas dengan air hangat. Tumbuk halus daun jinten tersebut lalu saring untuk diambil airnya. Tambahkan secukupnya minyak wijen pada air perasan daun wijen. Minumlah ramuan tersebut sampai habis. Lakukan beberapa kali.

4. Sebagai Obat Batuk
 Caranya sama dengan no. 3 yaitu obat asma.

5. Mengobati Penyakit Ayan
 Bahan : 25 lembar daun jinten
               20 lembar lenglengan
               35 lembar sambiloto
               9 lembar daun ngokilo
               6 sirip meniran
               2 ½ ruas jari gula aren
Caranya : Cuci bersih semua bahan kecuali gula aren dan potong potong. Setelah itu rebuslah 
                menggunakan 5 gelas air serta masukan gula aren. Biarkan sampai air rebusan 
                tersebut tinggal 4 gelas. Angkat, saring dan dinginkan. Minumlah ramuan tersebut 
                dengan dosis 3 kali sehari dan setiap kali minum sebanyak ½ gelas.

6. Obat Sakit Kepala
 Cuci bersih beberapa lembar daun jinten. Kemudian memarkan dengan cara dipukul pukul secara pelan. Tempelkan daun jinten tersebut pada bagian pelipis dan kepala.

7. Menyuburkan ASI
 Daun jinten juga dipercaya mampu menyuburkan asi bagi kaum wanita yang sedang menyusui. Caranya sangat mudah yaitu daun jinten dijadikan sop dan bisa dicampurkan dengan sop ayam.

8. Mengobati Rematik
 Bagi anda yang sering terserang rematik cobalah ramuan dari daun jinten. Caranya cuci bersih terlebih dahulu 9 lembar daun jinten. Lalu haluskan sampai seperti bubur dan tambahkan kapur sirih secukupnya sampai seperti bubur. Gunakan ramuan tersebut sebagai obat oles penyakit rematik.

9. Mengobati Perut Kembung
 Tumbuk halus 6 lembar daun jinten lalu seduh denga setengah gelas air panas. Saring dan biarkan hingga hangat. Minumlah ramuan tersebut sampai habis.

 Nah itulah artikel tentang Manfaat Dan Khasiat Daun Jinten Bagi Kesehatan. Jika anda mengalami keluhan seperti yang saya tulis diatas, tidak ada salahnya jika mencoba melakukan pengobatan dengan daun jinten yang telah saya paparkan.  Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Manfaat Daun Encok

Khasiat dan Manfaat Daun Encok. Daun Encok atau nama ilmiahnya Flumbago zeylancia L memang identik sekali dengan namanya yang sama dengan penyakit sendi. Herba daun encok ini mempunyai khasiat serta manfaat untuk atasi penyakit. Tumbuhan ini dari suku Plumbaginaceae. sedangkan nama daerah dinusantara adalah daun encok, ki encok (sunda), ceraka (sumatera),  kareka (madura), bama (bali), oporie (timor), poksor (jawa). Daun encok ditanam dipekarangan sebagai pagar hidup tapai dapat juga ditemukan tumbuh liar diladang atau ditepi saluran air.



Manfaat Daun Encok



Khasiat dan Manfaat Daun Encok
Rasa dari daun encok adalah pahit, bersifat tonik tetapi sedikit beracun, Khasiat dan Manfaat Daun Encok adalah untuk menghilangkan bengkak dan juga dapat menghilangkan nyeri atau analgetik. Akar pada daun encok sangat banyak manfaatnya dan berkhasiat untuk menghilangkan lebam, memar, nyeri lambung, kurap, rematik sendi, keseleo, serta kanker darah.





Khasiat dan Manfaat Daun Encok


Kandungan dalam daun encok adalah chitranone dan droserone. Juga plumbagin, 3-3 biplumbagin. 3-chloro plubagin. Berkhasiat untuk mengobati :

Sakit Kepala

Sediakan herba daun encok secukupnya kemudian tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa dan aduk kembali sampai menjadi bubur. Terapkan adonan daun encok pada kepala yang terasa sakit kurang lebih 20 menit.

Kencing kurang lancar


Siapkan herba daun sendok secukupnya, lalu lembutkan sampai halus. tambahkan juga adas pulosari. Silahkan gosok dengan ramuan tersebut pada perut bagian bawah, tepat diposisi kandung kencing. Jangan terlalu lama menempelkannya cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.


Rematik


Siapkan sebuah daun segar, cuci lalu tumbuk halus. Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur. Setelah itu gunakan atau oleskan untuk melumasi atau menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.

Sakit Pinggang


Siapkan satu genggam herba daun encok kemudian haluskan sampai lembut, tambahkan kapur sirih secukupnya lalu tempelkan pada bagian pinggang yang terasa sakit, pegal atau linu.


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More