Selamat datang, terima kasih atas kunjungannya. Salam perdamaian

cerita kisah teladan Nabi Muhammad Rasulullah SAW dan pemuda yang bertaubat

Taubat nasuha mempunyai arti kembali taat kepada Allah SWT dan menyesali segala perbuatan dosa yang telah dilakukan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan dosa-dosanya serta memohon keampunan dari Allah.

Ada contoh riwayat kisah teladan nabi dan taubat seorang pemuda yang bisa di ambil hikmah dan pelajaran dari ringkasan sejarah sosok teladan umat sepanjang jaman yaitu Rasululullah SAW.Ajaran dan nasehat yang diberikan Nabi Muhammad merupakan cermin  sosok pemimpin yang mampu merubah pribadi manusia yang ingin bertaubat.

Alkisah pada zaman Rasululullah SAW ada seorang pemuda yang gemar melakukan kejahatan seperti mencuri, berjudi ,meminum minuman keras dan berzina. Kegemarannya ini sudah diketahui oleh masyarakat. Bahkan, Rasul yang mulia pun mengetahui tabiat buruk sang pemuda.

Suatu ketika setelah semakin banyak orang memeluk Islam, pemuda itu juga ingin bertaubat dan mau memeluk agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu. Tapi, ada suatu ganjalan dan kekhawatiran seandainya setelah memeluk agama Islam kegemarannya itu akan dilarang oleh Rasululullah SAW . Maka, ia pun setengah hati dan ragu-ragu antara ingin menemui Nabi Muhammad untuk menyatakan niatnya memeluk Islam atau tidak akan menemuinya Rasululullah SAW .

Namun, keinginannya untuk masuk agama Islam sangat besar, apalagi ia menyaksikan para tetangganya yang telah memeluk Islam hidup dalam ketenteraman dan kedamaian. Si pemuda pun penasaran, apalagi ketika ia mendengar dari para tetangganya itu bahwa Islam itu agama yang mudah dan tidak memberatkan. Maka, ia pun membulatkan tekadnya untuk menemui Nabi Muhammad.

Kepada Nabi ia utarakan niatnya memeluk Islam. Dan, alangkah senangnya ia ketika mendengar jawaban Rasululullah SAW bahwa beliau tidak menyinggung-nyinggung soal kegemarannya itu. Rasulullah cuma menyebut satu syarat baginya untuk bisa memeluk Islam: ''Jangan berbohong!'' . Lalu pemuda tersebut berkata “cuman itu, ya Rasulullah”. “Iya, laksanakanlah nanti temui saya lagi ”  kata nabi. ''Kalau cuma itu syarat untuk memeluk Islam, baiklah wahai Rasulullah saya bersedia masuk Islam,'' jawab si pemuda.

Maka, dengan suka cita ia meninggalkan majelis Rasululullah SAW untuk kembali kepada kaumnya. Di sepanjang jalan ia tak habis-habisnya bergumam, ''Islam ternyata memang gampang dan tidak memberatkan saya dan Rasulullah cuma melarang saya untuk berbohong.''

Hingga datang suatu saat dimana si pemuda berhasrat untuk berzina. Namun,disaat  mau melakukannya hatinya berkata. ''Nanti kalau Rasulullah bertanya dari mana saya, lalu apa jawab saya? Saya pasti akan berkata seadanya. Sebab, Nabi melarang saya untuk berbohong,''. Maka, niat untuk berzina itu pun ia tanggalkan. Begitu juga saat dimana si pemuda berhasrat untuk melakukan kejahatan lainnya , maka setiap kali pula ia berhasil meredamnya. Akhirnya, ia sadar bahwa hal yang dianggapnya mudah ternyata solusinya agar ia tidak melakukan semua kebiasaan buruknya yang secara halus di ajarkan Rasululullah SAW.

Hikmah dari cerita kisah teladan nabi muhammad dan pemuda yang bertaubat ini adalah mengajarkan kepada kita dengan menanamkan sikap kejujuran dalam diri dengan tidak melakukan kebohongan diri sendiri dan kebohongan agar tidak terjerumus kedalam perbuatan dosa dan merugikan diri sendiri dan orang lain. Semoga riwayat kisah teladan ini bisa sampai kepada figur pemimpin negeri ini , khususnya para pemimpin indonesia  yang nasih banyak melakukan kejahatan publik dengan korupsinya yang merugikan rakyat.

Dari contoh
ringkasan sejarah riwayat kisah teladan Nabi Muhammad Rasulullah SAW ini , mari kita ambil petik hikmah dan ajaran baginda Nabi Muhammad SAW  dan mendidik  generasi penerus sejak anak-anak usia dini, agar 20 tahun kedepan terlahir sosok pemimpin bangsa  yang jujur dan adil. Amiin.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More