Selamat datang, terima kasih atas kunjungannya. Salam perdamaian

Manfaat Daun Ungu

Daun ungu atau disebut pula daun wungu memiliki nama latin Graptophyllum pictum adalah tanaman asli papua dan polinesia. Daun ungu sudah dikenal sejak lama di berbagai belahan dunia termasuk Asia Tenggara, Afrika dan Polinesia sebagai salah satu herbal yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah kewanitaan. Daun ungu adalah tumbuhan semak halus yang tegak, dan bercabang tumbuh hingga 3,5 meter. Daunnya berlawanan, panjang 10 sampai 20 cm, berwarna keunguan dan kadang ada bercak putih/hijau ditengahnya.

Kandungan Nutrisi Daun Ungu

Daun ungu sangat tinggi kandungan alkaloid dan glikosidanya. Selain itu, dau ungu juga mengandung saponin, tanin, fenolik, flavonoids, triterpenoids, dan steroid.

Khasiat dan Manfaat Daun Ungu

Untuk pemakain luar, daun ungu dapat digunakan untuk melembutkan kulit, borok, bisul, dan bengkak karena terpukul. Sementara untuk pemakaian dalam, daun ungu dapat mengobati batu ginjal, wasir, dan hepatitis. Berikut beberapa manfaat daun ungu, diantaranya:
    daun ungu daun ungu
  • Anti-inflamasi:. Studi ekstrak etanol menunjukkan kedua efek anti-inflamasi dan analgesik. Flavonoid yang ditemukan di salah satu fraksi diasumsikan sebagai zat untuk efek antiinflamasi.
  • Anti plak gigi: Studi ekstrak terhadap pertumbuhan plak pada gigi tiruan resin akrilik lengkap menunjukkan penghambatan pertumbuhan plak, dengan hambatan pertumbuhan tertinggi pada ekstrak 40%.
  • Anti-implantasi: Studi tikus albino menunjukkan ekstrak etanol daun ungu menunjukkan aktivitas oksitosik sebanding dengan oksitosin sedangkan ekstrak air mengurangi kontraksi normal rahim. Hasil mendukung penggunaan tanaman dalam pengobatan tradisional sebagai penolong persalinan dan menunjukkan hal itu dapat digunakan di awal kehamilan sebagai alat kontrasepsi.
  • Antidiabetes / hipoglikemik: Studi pada tikus Wistar diabetes diinduksi aloksan menunjukkan ekstrak air daun segar memiliki efek hipoglikemik sebanding dengan metformin. Studi toksisitas menunjukkan hal itu dapat dengan aman diberikan secara oral tanpa efek yang tidak diinginkan.
  • Renoprotektif atau melindungi ginjal: Studi mengevaluasi efek ekstrak alkohol pada nefrotoksisitas (keracunan pada ginjal) diinduksi cisplatin pada tikus albino. Hasil penelitian menunjukkan efek pencegahan yang signifikan dengan penurunan kreatinin dan urea dan sistem pertahanan restorasi antioksidan normal.
  • Mengobati wasir: Tanaman ini memang berkhasiat untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh pembengkakan pada bibir anus. Tumpukan atau wasir adalah penyakit yang ditandai dengan pembuluh darah bengkak atau membesar di dasar usus poros, baik di dalam dan di luar anus. Penyakit ini ditandai dengan munculnya benjolan seperti bisul merah kebiruan atau kehitaman. Wasir dapat disebabkan oleh kurang serat. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam buang air besar atau sembelit sehingga pasien sering strain. Penelitian oleh dosen Farmakologi FKUI menunjukan sebanyak 9-10 gram tanaman daun wungu segar dan kemudian direbus dalam 2 gelas air (600 cc) sampai sisa 1 gelas dan minum satu kali setiap hari. Lima hari kemudian, wasir gejala seperti nyeri, perdarahan, dan panas hilang tanpa jejak. Mengkonsumsi 1 cangkir rebusan tanaman karikatur selama dua bulan berturut-turut mampu membebaskan rakyat dari gangguan wasir.

Efek Samping Daun Ungu

Daun ungu pada umumnya aman untuk dikonsumsi oleh manusia dalam jumlah wajar. Sedangkan efek sampingnya belum diketahui sampai sekarang. Namun, jika mengalami gejala efek samping setelah mengkonsumsinya, maka disarankan untuk segera menghentikan pengggunaan kemudian berkonsultasi dengan dokter.

Dosis dan Cara Menggunakan Daun Ungu

Daun ungu belum memiliki dosis yang disepakati. Namun, perlu diingat bahwa sama seperti herbal lain bahwa walaupun daun ungu merupakan tanaman herbal dan alami. Daun ungu tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Daun ungu dapat dikonsumsi dengan cara direbus, dijus, atau diseduh.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More