1. CAROLINA REAPER (AMERIKA SERIKAT) - 2,200,000 SHU
The Carolina Reaper adalah cabai pertama paling pedas di dunia yang juga dicatat oleh Guinness World Records sebagai cabai terpedas di dunia, dengan 2.200.000 SHU.
Scoville Heat Unit yang menunjukkan jumlah capsaicin di dalam cabai, yang membuat 16 jenis cabai berikut ini menjadi cabai paling pedas di dunia.
2. TRINIDAD MORUGA SCORPION (TRINIDAD DAN TOBAGO) - 2,009,231 SHU
The New Mexico State University Chili Pepper Institute mengidentifikasi Trinidad Moruga Scorpion sebagai cabai terpedas di dunia sejak Februari 2012 dengan 2.000.000 SHU.
3. TRINIDAD SCORPION 'BUTCH T' (TRINIDAD DAN TOBAGO) - 1,463,700 SHU
Trinidad Scorpion "Butch T" mengandung capsaicin sebanyak 1.463.700 SHU dan menjadi cabai terpedas di dunia pada peringkat kelima.
4. NAGA VIPER (UK) - 1,382,118 SHU
Naga Viper diciptakan di Inggris oleh petani cabai Gerald Fowler dari perusahaan The Chilli di Cark, Cumbria. Pada tahun 2011, Naga Viper menjadi cabai paling pedas di dunia menurut Guinness World Records dengan 1.382.118 SHU.
5. 7 POT JONAH (TRINIDAD) - 1,200,000 SHU
Jenis cabai 7 pot yang lebih besar dan bulat dari 7 Pot Brain Stain, dengan rasa buah yang lebih terasa dari jenis cabai 7 pot lain. Jumlah capsaicin dalam 7 Pot Jonah yakni sebanyak 1.200.000 SHU.
6. INFINITY CHILI (INGGRIS) - 1,176,182 SHU
Selama dua minggu pada tahun 2011, 7 Pot Infinity menjad cabai paling pedas di dunia menurut Guinness World Records dengan 1.176.182 SHU. Sebelum akhirnya beralih kepada Naga Viper.
7. BHUT JOLOKIA (INDIA) - 1,041,427 SHU
Cabe yang berasal dari India ini menurut data American Society for Horticultre Science tercatat memiliki tingkat kepedasan hingga 1 juta SHU (cabe normal, termasuk cabe rawit, rata-rata hanya mencapai 100.000 SHU saja).
8. CHOCOLATE HABANERO (AS) - 425,000 SHU
Cabe ini adalah salah satu cabe yang amat pedas pada genus-nya, yaitu capsicum. Saat mentah berwarna hijau, saat matang warnanya oranye atau merah. Namun kadang terlihat juga warna putih, coklat dan bahkan pink! Ukuran panjang sekitar 2-6 cm. Cabe ini banyak berasal dari Yucatan dan daerah sekitar pantainya. Nama cabe ini berasal dari kota di Cuban, kota di La Habana. Walaupun tempat itu bukanlah tempat asalnya, namun cabe ini banyak deperjualbelikan disana.
9. SCOTCH BONNET (KEPULAUAN KARIBIA) - 350,000 SHU
Scotch bonnet diketahui juga sebagai Boabs Bonnet, Scotty Bons, cabe Bonney, atau Caribbean Red pepper. Cabe ini banyak ditemukan di Pulai Karibia, Guyana, Pulau Maldives, dan juga di Afrika Barat. Disana cabai scotch bonnet disebut sebagai bola api (ball of fire). Bentuknya mirip dengan cabe habanero merah, rata-rata cabe scotch bonnet memiliki 100.000 sampai 350.000 SHU.
10. RED SAVINA HABANERO (AS) - 248,556 SHU
Cabai ini adalah varietas khusus dari cabe Habanero, yang dikembangbiakkan khusus agar mendapat cabai yang lebih pedas, besar dan berat. Frank Garcia di Walnut, California adalah pengembang cabe Red Savina ini. Metodenya masih rahasia dan tidak diketahui umum. Cabai ini memegang rekor sebagai cabe terpedas di dunia dari tahun 1994 sampai 2006 dan dicatat oleh Guinness World Record. Namun pada Februari 2007, cabe ini harus turun dari singgasananya, dikalahkan oleh cabai Bhot Jolokia.
11. ORANGE HABANERO (MEKSIKO) - 250,000 SHU
Cabe Habanero merupakan salah satu cabe terpedas di dunia. Tingkat kepedasannya berkisar antara 80,000 – 600,000 Scoville Units. Habanero yang berwarna orange ini berada pada tingkat kepedasan 100,000 SHU and 350,000 SHU, jika dibandingkan dengan cabe Jalapeno dengan level 2,500 - 8,000 SHU. Cabe Jalapeno yang sudah terkenal pedas masih kalah jauh dengan cabe habanero.
12. ROCOTO (AS) - 250,000 SHU
Cabe ini berbentuk hampir bulat, banyak ditemukan di Peru, Bolivia, Chile, Argentina Utara dan Ecuador. Daging cabe ini tebal seperti paprika, namun cabe ini sangat pedas dengan biji berwarna hitam. Rocoto dapat tumbuh baik pada iklim sedang dan bahkan iklim dingin yang tidak memiliki musim panas yang benar benar panas, ini adalah salah satu perbedaanya dengan cabe pedas yang lain. Kebanyakan rocoto berwarna merah, namun terdapat pula yang berwarna kuning dan oranye di Karibia dan Meksiko.
13. PIRI PIRI CHILI (AFRIKA) - 175,000 SHU
Peri-peri adalah jenis cabai yang banyak ditemukan di wilayah Afrika Selatan, makanya cabai ini dikenal juga dengan sebutan cabai rawit Afrika. Cabai ini memiliki tingkat rasa pedas yang lebih tinggi dari cabai rawit. Bentuknya mirip dengan cabai rawit, hanya ukurannya lebih panjang, sekitar 4 – 7 cm. Warnanya ada yang agak merah dan agak oranye. Cabai ini umum digunakan di dapur Afrika dan Eropa untuk membuat sambal ala Afrika, yang dikenal dengan nama peri-peri sauce atau untuk membuat saus pasta aglio olio.
14. TABASCO CHILI (MEKSIKO) - 50,000 SHU
Biasanya cabe ini dipakai untuk membuat saus Tabasco dengan panjang sekitar 4 cm. Perubahan warna saat mau matang pertama berwarna kuning kehijauan dan pucat, lalu kuning, oranye kemudian menjadi merah. Cabe ini memiliki tingkat kepedasan sekitar 30.000 sampai 50.000 Scoville Rate.
15. JALAPEÑO CHILI (MEKSIKO) - 8,000 SHU
Bentuknya kaya terong, tapi itu bukan terong, inilah cabe Jalapeño. Cabe ini sudah termasuk panas, dan sudah dapat memberikan sensasi terbakar saat memakannya (pedas). Cabe ini berasal dari Meksiko dengan panjang 5-9 cm. Di Meksiko terdapat lahan seluas 160 km persegi yang hanya digunakan untuk menanam cabe jenis ini. Daerahnya terutama di lembah sungai Papaloapan, sebelah utara Veracruz.