Selamat datang, terima kasih atas kunjungannya. Salam perdamaian

16 Manfaat Leunca Untuk Kesehatan

Leunca (Solanum Nigrum L) merupakan tumbuhan dari suku terung-terungan (Solananceae) yang berasal dari Eropa dan Asia Barat, kemudian menyebar ke Amerika, Autralia, Malaysia dan Indonesia. Leunca memiliki nama lain Ranti (bahasa Jawa), bobose (ternate) dan black nightshade (Eropa). Tanaman Leunca dapat tumbuh tinggi hingga mencapai 120 cm. Tanaman Leunca memiliki ciri-ciri batang yang tidak berkayu dan ditutupi bulu halus, begitu pula dengan
daunnya. Panjang daun tumbuhan Leunca dapat mencapai 7 cm dan lebar 5 cm. Buah Leunca biasanya berdiameter kurang lebih satu cm.

Siapa yang tidak kenal dengan Leunca? Di jawa barat, buah ini sudah tidak asing lagi bagi para penggemar masakan sunda maupun lalapan. Biasanya Leunca dijadikan sebagai makanan pendamping ataupun teman makan nasi yang dipadukan dengan tauco ataupun oncom ditambah cabai. Buah Leunca berbentuk bulat kecil-kecil berwarna hijau. Apabila tidak biasa memakannya, rasanya memang agak sedikit paihit. Buah Leunca akan berwarna merah maupun ungu pekat apabila ia sudah matang.

Kandungan Leunca

Meskipun buah Leunca hanya berukuran kecil, namun Leunca memiliki nilai gizi yang tinggi. buah Leunca juga memiliki kandungan nutrisi seperti Kalsium, Solasodin, Samak, saponin, Antropin, Diosgenin, Titogenun, Minyak Semak dan Zat Semak. Zat-zat tersebut sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Sehingga tidak heran Leunca menjadi favorit diantara penggemar dikarenakan selain dapat dijadikan sebagai salah satu sayur, Leunca juga memiliki banyak khasiat.
Selain kandungan gizi di atas, berikut merupakan daftar gizi yang terdapat dalam daun Leunca.
Kandungan Gizi Leunca Jumlah
Kalori 45 kal
Protein 4,7 gram
Lemak 0,5 gram
Karbohidrat 8,1
Kalsium 210 mg
Fosfor 80 gram
Besi 6,1 mg
Vitamin A 1.900 SI
Vitamin B1 0,14 mg
Vitamin C 40 mg
Sayangnya, tidak semua buah Leunca dapat dikonsumsi. Hanya buah Leunca yang berasal dari kultivar yang mengandung racun dalam kadar racun rendah saja yang dapat dimakan. Buah Leunca yang masih muda memiliki kandungan zat alkaloid yang cukup tinggi, namun hal itu tidak menjadi racun maupun membahayakan. Untuk itu disarankan untuk lebih berhati-hati agar tidak memakan buah Leunca pada sembarang tempat agar tidak terkena racun. Ataupun agar lebih aman Anda juga dapat merebus buah Leunca tersebut agar kandungan racun yang tinggi dapat berkurang. Sedangkan buah Leunca yang sedikit lebih tua umurnya maupun berwarna ungu memiliki efek racun yang lebih sedikit. Namun daunnya memiliki kandungan glikoalkolaid solanain yang cukup tinggi dan sangat beracun apabila dikonsumsi dalam keadaan mentah meskipun tidak berakibat fatal.

Manfaat Buah Leunca
Di Indonesia, Leunca digunakan sebagai lalapan ataupun sayuran. Namun sebenarnya Leunca telah digunakan sebagai obat-obatan sejak 2000 tahun yang lalu. Berikut merupakan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari Leunca.
  • Sebagai Anti Kanker
Kanker merupakan pernyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Terkadang penyembuhannya pun membutuhkan waktu yang lama. Nah, manfaat Leunca ini dapat berguna sebagai pencegah kanker dikarenakan mempunyai sifat anti-kanker yang berkemampuan untuk mencegah dan menyembuhkan kanker.
Buah Leunca mengandung senyawa solasonine, solasodine, solamargine, dan solanine yang menghambat pertumbuhan sel-sel kanker yang tidak terkendali. Senyawa solasodine mempunyai efek untuk menghilangkan rasa sakit, menurunkan panas, anti radang dan anti shok. Senyawa Solamargine dan solasonine mempunyai efekk antibakteri, sedangkan senyawa solanine sebagai antimitosis. Senyawa-senyawa tersebut dapat mengatasi gangguan kanker seperti kanker payudara, leher rahim, lambung dan saluran pernafasan.
  • Sebagai Anti Inflamasi
Tidak dapat dipungkiri bahwasanya terkadang tubuh kita rentan terhadap segala jenis peradangan. Namun bagi Anda penggemar Leunca, hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena Leunca juga memiliki sifat anti inflamasi yang baik untuk mengobati peradangan. Bahkan di China, Leunca juga sudah populer digunakan untuk mengurangi radang ginjal.
  • Sebagai Analgetik
Leunca juga memiliki manfaat untuk mengurangi rasa nyeri dan sakit. Seperti halnya di Meksiko, Leunca telah digunakan sebagai obat pusing tradisional.
  • Sebagai Antipretik
Apabila Anda sedang mengalami demam namun tidak ingin ingin meminum obat penurun demam, barangkali Anda dapat memakan Leunca selain mengompres tubuh Anda. Hal ini dikarenakan Leunca memiliki sifat antipretik yaitu menyekukkan dan menurunkan demam.
  • Sebagai Diuretik
Gangguan saluran kemih merupakan penyakit yang dapat menjangkit siapa saja tanpa kenal usia maupun jenis kelamin. Apabila Anda mengalami gangguan tersebut, Anda dapat memanfaatkan Leunca sebagai obat tradisional selain sebagai lalapan. Hal ini dikarenakan Leunca memiliki sifat diuretik yang berfungsi untuk meluruhkan dan melancarkan saluran kemih.
Leunca juga dimanfaatkan untuk mengobati infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih ini kebanyakan menyerang wanita, karena uretra wanita lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri. Gejala yang sering timbul adalah perasaan yang selalu ingin buang air kecil, terasa sakit dengan kram kandung kemih dan terasa gatal atau panas ketika buang air seni.
  • Sebagai antitussive dan eskpektoran
Meskipun seringnya digunakan sebagai lalapan di Indonesia, jangan salah bahwasanya Leunca juga dapat dimanfaatkan untuk melegakan pernafasan dan meredakan batuk serta mengencerkan dahak.
  • Mencegah hipertensi
Apabila Anda memiliki resiko tekanan darah tinggi, lebih baik Anda juga sering-sering mengkonsumsi Leunca. Selain cocok untuk lalapan, Leunca juga memiliki manfaat lain untuk mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Meningkatkan kinerja organ hati
Manfaat lain dari Leunca adalah dapat meningkatkan kinerja organ hati sehingga dapat berguna untuk menetralkan dan mengeluarkan racun dalam tubuh.
  • Sebagai anti mikroba dan antibiotik
Leunca ternyata juga dapat berguna untuk membunuh kuman dan virus. Efek bakteri Leunca juga dapat digunakan untuk mengobati gonorhoe.
  • Mengobati penyakit kulit
Dari segi kesehatan kulit, Leunca juga dapat mengobati beberapa penyakit kulit seperti herves, borok dsb. Leunca juga dapat mengobati campak maupun cacar air.
  • Mengobati Rabies
Di India, buah Leunca digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan penyakit anjing gila.
  • Meringankan sakit pinggang
Selain beberapa manfaat di atas, Leunca juga dapat meringankan nyeri sakit pinggang, pegal linu, otot dan pinggang kaku serta encok. Bagi Anda penderita rematik, Leunca ternyata juga dapat menyembuhkan rematik dan gejala-gejala yang disebabkan. Seperti di negara Nigeria, Leuca digunakan sebagai obat tradisional yang digunakan untuk mengurangi serangan rematik tertentu bahkan mengobati asam urat.
  • Sebagai anti pruritus
Manfaat leunca dapat digunakan juga untuk menghilangkan gatal pada kulit. Selain itu, getah lunca juga dapat digunakan sebagai obat kutilan.
  • Mengobati mata kering
Meskipun Leunca hanya dijadikan sebagai makanan pendamping di Indonesia, namun Leunca dapat menmbantu mengatasi mata kering apabila dimakan dalam porsi yang secukupnya setiap hari. Mata kering akan menjadi lebih sehat apabila memakan Leunca dengan rutin.
  • Sebagai alat kontrasepsi pria
Manfaat lain dari Leunca yang tidak kalah mencengangkan adalah Leunca dapat dijadikan sebagai alat kontrasepsi alami bagi pria. Dengan mengkonsumsi Leunca, produksi sperma dan tingkat kesuburan seorang pria dapat berkurang.
  • Bersifat Sitoprotektif
Leunca juga dapat berguna sebagai sitopotektif yang berguna untuk mencegah dan melawan kerusakan pada ginjal. Hal ini pun didukung oleh aktifitas Anti-Ulserogenik yang terkoneksi dengan sistem saraf pusat, lambung dan agen anti Neoplastik.

Cara mengkonsumsi
Untuk diugunakan sebagai obat herbal, Leunca dapat digunakan dikonsumsi dengan cara berikut:
  • Cara 1 – Campurkan 10 butir Leunca pada jus sayuran.
  • Cara 2 – Siapkan 20 gram Leunca kering yang direbus dengan 800cc air (4 gelas) hingga tersisa separuh dari air rebusan. Minum air rebusan 2 kali sehari dengan porsi segelas per konsumsi pada sore dan pagi hari.
  • Cara 3 – Dimakan biasa seperti mengkonsumsi lalapan.


Olahan Ramuan Leunca
Berikut beberapa cara pemakaian tanaman leunca bagi pengobatan menurut Dr. Setiawan.
1. Infeksi saluran kencing
Bahan dan cara pakai: luenca, rumput lidah ular, meniran, masing-masing 30 gram, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
2. Radang Kulit
Bahan dan cara pakai: 60 gram herba segar atau 30 gram herba kering digodok dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari 2 kali.
3. Disentri
Bahan dan cara pakai: 50-60 gram daun segar ditambah 25 gram gula putih direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1 gelas.
4. Keputihan
Bahan dan cara pakai: daun leunca, bunga putih jengger ayam, masing-masing 30 gram, direbus dengan 3 gelas hingga tersisa 1 gelas. Minum sehari 2 kali.
5. Biduran
Bahan dan cara pakai: seluruh tanaman (tanpa akar) dilumatkan, kemudian digosokkan ke bagian yang tubuh biduran hingga warna kulit menjadi hijau. Lakukan sehari 2-3 kali.
6. Mata kering
Bahan dan cara pakai: 15 buah leunca yang telah masak dicuci, lalu ditelan. Lakukan sehari 3 kali.

Demikian merupakan informasi mengenai khasiat Leunca. Setelah mengetahui manfaat tersembunyi di balik buah kecil Leunca ini, sebaiknya Anda memulai membiasakan untuk mengkonsumsinya. Namun ingat, konsumsilah dalam kadar yang sewajarnya. Semoga bermanfaat dan tetap sehat!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More